Rabu, 03 September 2014
Senin, 18 Agustus 2014
FAKTA TENTANG SEPAKBOLA INDONESIA
1. Indonesia merupakan negara pertama di Asia yang berhasil tembus ke Piala Dunia, tepatnya pada tahun 1930 yang ketika itu Indonesia masih bernama Hindia Belanda.
2. Kapten Timnas Indonesia, Andik Vermansyah pernah diincar oleh klub-klub Eropa, diantaranya FC Porto, dan FC Novarra.
3. Setelah berakhirnya Piala AFF pada tahun 2010 lalu, Oktovianus Maniani masuk dalam pemain muda potensial Asia versi ESPN.
4. Indonesia sudah 4 kali masuk final Piala AFF, dan keempat-empatnya tersebut berakhir dengan gelar runner-up.
5. Cristian Gonzales merupakan pemain pertama yang dinaturalisasi untuk menjadi pemain Timnas Merah Putih.
6. Beberapa tahun yang lalu, klub asal Papua, Persipura Jayapura pernah mengalahkan ranking klub Liga Inggris, Everton di kategori klub terbaik dunia versi IFFHS.
7. Johny Heitinga, pemain Timnas Belanda sekaligus klub Everton mengakui mempunyai darah Indonesia dari Ayahnya.
8. Kemenangan terbesar Timnas Indonesia atas Malaysia adalah 5-1 yang ketika itu Indonesia menjadi tuan rumah babak penyisihan Piala AFF 2010.
9. Bila Jepang memiliki Tsubasa, Indonesia mempunyai Si Madun.
10. Kieth Kayamba Gumbs merupakan pemain tertua di ISL musim 2012/2013 dengan usia menginjak 41 tahun.
SEKIAN terima kasih.
2. Kapten Timnas Indonesia, Andik Vermansyah pernah diincar oleh klub-klub Eropa, diantaranya FC Porto, dan FC Novarra.
3. Setelah berakhirnya Piala AFF pada tahun 2010 lalu, Oktovianus Maniani masuk dalam pemain muda potensial Asia versi ESPN.
4. Indonesia sudah 4 kali masuk final Piala AFF, dan keempat-empatnya tersebut berakhir dengan gelar runner-up.
5. Cristian Gonzales merupakan pemain pertama yang dinaturalisasi untuk menjadi pemain Timnas Merah Putih.
6. Beberapa tahun yang lalu, klub asal Papua, Persipura Jayapura pernah mengalahkan ranking klub Liga Inggris, Everton di kategori klub terbaik dunia versi IFFHS.
7. Johny Heitinga, pemain Timnas Belanda sekaligus klub Everton mengakui mempunyai darah Indonesia dari Ayahnya.
8. Kemenangan terbesar Timnas Indonesia atas Malaysia adalah 5-1 yang ketika itu Indonesia menjadi tuan rumah babak penyisihan Piala AFF 2010.
9. Bila Jepang memiliki Tsubasa, Indonesia mempunyai Si Madun.
10. Kieth Kayamba Gumbs merupakan pemain tertua di ISL musim 2012/2013 dengan usia menginjak 41 tahun.
SEKIAN terima kasih.
Minggu, 17 Agustus 2014
Asal usul preman di INDONESIA
Akhir-akhir ini polisi tengah gencar-gencarnya melakukan razia preman di
kawasan Ibu Kota. Preman-preman yang biasa malak atau sekadar jaga
parkir ditangkap, diperiksa identitas dan juga digeledah.
Bila ada senjata tajam atau narkoba maka langsung diproses, sedangkan bila 'bersih' akan dilakukan pembinaan kepada mereka yang dicap preman itu.
"Operasi ini kita lakukan untuk memberi rasa aman kepada warga, karena laporan preman ini sudah meresahkan warga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto beberapa waktu lalu.
Keberadaan preman saat ini memang sudah meresahkan, pemerasan, penganiayaan bahkan tak jarang pembunuhan kerap mereka dilakukan. Namun apakah arti preman itu sendiri? Benarkah preman identik dengan perbuatan kriminal?
Istilah preman yang saat ini kita gunakan ternyata berasal dari peninggalan Belanda, alias diambil dari bahasa Belanda. Preman berasal dari kata 'vrij' yang artinya bebas atau merdeka, dan 'man' yang artinya orang, sama dengan istilah dalam bahasa Inggris, free man, orang yang bebas atau merdeka.
Pada zaman kolonial, Orang-orang seperti ini tidak mau bekerja sama dengan Belanda dan kerap kali menjadi membangkang terhadap pemerintahan kolonial. Mereka ini tidak ingin bekerja sama dengan pemerintah kolonial karena memang menolak penindasan atau karena idealismenya yang tak ingin menjadi anjingnya penjajah. Bahkan banyak vrijman atau preman yang dihubungkan dengan sejarah pejuang bangsa ini.
Sebutan vrijman terdengar sulit di lidah orang Indonesia khususnya Jawa dan Melayu. Mereka lalu menyebut vrijman menjadi preman.
Preman memiliki sejarah yang panjang di Indonesia. Sebab hanya istilahnya saja yang berganti hingga akhirnya kata preman yang hingga sekarang dikenal orang. Pada masa Hindia Belanda istilah yang umum digunakan rakyat Indonesia adalah jago, bukan vrijman atau preman. Istilah yang mengacu pada ayam jantan ini tidak hanya melambangkan kejantanan atau maskulinitas, kemampuan berkelahi tapi juga mengacu pada orang yang kuat. Walaupun pemerintah kolonial menganggap jago atau vrijman sebagai biang keladi dari setiap kegaduhan yang terjadi, namun bagi rakyat Indonesia pada saat itu para jagoan sebenarnya adalah penolong mereka dari kekejaman para penjajah.
Namun seiring berjalannya waktu, ada jagoan atau jawara yang lebih mementingkan nafsu dan materi belaka. Para jago sesat itulah yang menjadi incaran para tuan tanah pemilih lahan partikulir untuk dirangkul dan tukang pukul atau centeng mereka. Tugas lainnya adalah mereka memunguti pajak dari rakyat. Sementara pemerintah kolonial tak ambil peduli bahkan pemerintah memanfaatkan para jago itu sebagai informan mencari biang rusuh masyarakat. Justru para jago sejati yang gerah terhadap sikap pemerintah kolonial dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban.
Fenomena preman di Indonesia mulai berkembang pada saat ekonomi semakin sulit dan angka pengangguran semakin tinggi. Akibatnya kelompok masyarakat usia kerja mulai mencari cara untuk mendapatkan penghasilan, biasanya melalui pemerasan dalam bentuk penyediaan jasa yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Preman sangat identik dengan dunia kriminal dan kekerasan karena memang kegiatan preman tidak lepas dari kedua hal tersebut.
Namun kini istilah preman tidak lagi merujuk pada mereka yang menolak kolonialisme dan membantu pribumi, vrijman atau preman kini justru meresahkan warga. Pemalakan, kekerasan, penganiayaan dan sejumlah tindakan kriminal dekat mereka. Lalu jika ditilik dari sejarah tersebut, masih layakkah mereka disebut preman?
Bila ada senjata tajam atau narkoba maka langsung diproses, sedangkan bila 'bersih' akan dilakukan pembinaan kepada mereka yang dicap preman itu.
"Operasi ini kita lakukan untuk memberi rasa aman kepada warga, karena laporan preman ini sudah meresahkan warga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto beberapa waktu lalu.
Keberadaan preman saat ini memang sudah meresahkan, pemerasan, penganiayaan bahkan tak jarang pembunuhan kerap mereka dilakukan. Namun apakah arti preman itu sendiri? Benarkah preman identik dengan perbuatan kriminal?
Istilah preman yang saat ini kita gunakan ternyata berasal dari peninggalan Belanda, alias diambil dari bahasa Belanda. Preman berasal dari kata 'vrij' yang artinya bebas atau merdeka, dan 'man' yang artinya orang, sama dengan istilah dalam bahasa Inggris, free man, orang yang bebas atau merdeka.
Pada zaman kolonial, Orang-orang seperti ini tidak mau bekerja sama dengan Belanda dan kerap kali menjadi membangkang terhadap pemerintahan kolonial. Mereka ini tidak ingin bekerja sama dengan pemerintah kolonial karena memang menolak penindasan atau karena idealismenya yang tak ingin menjadi anjingnya penjajah. Bahkan banyak vrijman atau preman yang dihubungkan dengan sejarah pejuang bangsa ini.
Sebutan vrijman terdengar sulit di lidah orang Indonesia khususnya Jawa dan Melayu. Mereka lalu menyebut vrijman menjadi preman.
Preman memiliki sejarah yang panjang di Indonesia. Sebab hanya istilahnya saja yang berganti hingga akhirnya kata preman yang hingga sekarang dikenal orang. Pada masa Hindia Belanda istilah yang umum digunakan rakyat Indonesia adalah jago, bukan vrijman atau preman. Istilah yang mengacu pada ayam jantan ini tidak hanya melambangkan kejantanan atau maskulinitas, kemampuan berkelahi tapi juga mengacu pada orang yang kuat. Walaupun pemerintah kolonial menganggap jago atau vrijman sebagai biang keladi dari setiap kegaduhan yang terjadi, namun bagi rakyat Indonesia pada saat itu para jagoan sebenarnya adalah penolong mereka dari kekejaman para penjajah.
Namun seiring berjalannya waktu, ada jagoan atau jawara yang lebih mementingkan nafsu dan materi belaka. Para jago sesat itulah yang menjadi incaran para tuan tanah pemilih lahan partikulir untuk dirangkul dan tukang pukul atau centeng mereka. Tugas lainnya adalah mereka memunguti pajak dari rakyat. Sementara pemerintah kolonial tak ambil peduli bahkan pemerintah memanfaatkan para jago itu sebagai informan mencari biang rusuh masyarakat. Justru para jago sejati yang gerah terhadap sikap pemerintah kolonial dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban.
Fenomena preman di Indonesia mulai berkembang pada saat ekonomi semakin sulit dan angka pengangguran semakin tinggi. Akibatnya kelompok masyarakat usia kerja mulai mencari cara untuk mendapatkan penghasilan, biasanya melalui pemerasan dalam bentuk penyediaan jasa yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Preman sangat identik dengan dunia kriminal dan kekerasan karena memang kegiatan preman tidak lepas dari kedua hal tersebut.
Namun kini istilah preman tidak lagi merujuk pada mereka yang menolak kolonialisme dan membantu pribumi, vrijman atau preman kini justru meresahkan warga. Pemalakan, kekerasan, penganiayaan dan sejumlah tindakan kriminal dekat mereka. Lalu jika ditilik dari sejarah tersebut, masih layakkah mereka disebut preman?
7 kematian karena tertawa
Tertawa itu menyehatkan, tapi bila kita tertawa dengan berlebihan maka akan menyebabkan kematian. Berikut beberapa kasus kematian yang disebabkan karena tertawa:
1. Seorang pelukis asal Yunani yang bernama Zeuxis,terserang sesak nafas pada saat dia tertawa yang berlebihan dan akhirnya menyebabkan dia meninggal. Dan yang menyebabkan dia tertawa adalah saat melihat lukisan seorang wanita yang dibuatnya dan baru saja dia selesaikannya.
2. Seorang comedian asal Yunani yang bernama Philemon, meninggal saat dia tertawa. Dia meninggal karena menertawakan leluconnya sendiri
3. Filsuf Yunani yang bernama Chrisyppus ameninggal karena tertawa berlebihan pada saatdia melihat seekor keledai sedang makan buah ara.
4. Penulis dari Italia Pietro Aretino meninggal karena tertawa hingga dia terjungkal dari kursinya dan mengalami kejang- kejang yang menyebabkan dia meninggal. Yang menyebabkan dia tertawa karena saudara perempuannya menceritakan hal – hal jorok.
5. Thomas Urquhart, pengarang asal Skotlandia meninggal saat menertawakan perbaikan singgasana raja Charles II.
6. Seorang perempuan yang berasal dari Northamptonshire bernama Nyonya Fitzherbert, pada bulan April 1872 pergi ke Drury Lane Theatre untuk menonton Beggar’s Opera. Dia tertawa begitu kerasdan tak bisa berhenti ketika seorang karakter bernama Polly melakukan adegan konyol. Sehingga dia dikeluarkan dengan paksa dari ruang theatre. Satu minggu kemudian, dia dikabarkan meninggal karena terserang histeria berkelanjutan.
7. Seorang laki- laki bernama Alex Mitchell meninggal pada tanggal 24 Maret 1975 karena tertawa saat menonton komedi The Goodies di TV. Setelah 25 menit tertawa, Alex berhenti tertawa, kemudian merosot dari sofa terkena serangan jantung.
Sabtu, 16 Agustus 2014
LOLOS DARI MAUT KARENA DIAMPUNI SANG IBU
Pemandangan mengharukan terjadi di suatu lokasi hukuman mati di Iran beberapa waktu lalu. Beberapa saat sebelum leher seorang terhukum siap-siap dijerat tali gantung, ibu korban yang dia bunuh menampar wajahnya, dan mengampuni si pembunuh dari eksekusi mati. Nyawa terhukum itu pun lolos dari hukuman di tiang gantung.
Menurut harian Guardian, Rabu kemarin, suasana di lokasi eksekusi berlangsung mengharukan. Iran biasa menggelar eksekusi mati secara terbuka di depan umum dengan menggantung terpidana untuk kasus-kasus berat, termasuk pembunuhan.
Namun, kali ini, seorang terpidana lolos dari maut setelah mendapat pengampunan yang dramatis dari keluarga korban. Pria bernama Balal itu sebelumnya dinyatakan bersalah membunuh seorang remaja 18 tahun bernama Abdollah Hosseinzadeh dalam suatu perkelahian di kota kecil Royan, Provinsi Mazandaran. Kasus itu sudah berlangsung tujuh tahun lalu, namun eksekusi atas Balal baru terlaksana tahun ini.
Menurut hukum qisas di Iran, keluarga korban bisa ikut mengeksekusi terpidana dengan mendorong kursi yang menjadi tempat dia berpijak. Dari aksi itulah terhukum, yang lehernya sudah dipasangi jerat, bakal mengakhiri hidup sambil disaksikan masyarakat.
Orang tua Abdollah ikut menghadiri eksekusi Balal dan diberi kesempatan untuk bertatap langsung dengan dia sebelum dieksekusi. Momen itu digunakan ibu Abdollah untuk ungkapkan kemarahan dengan menampar Balal, yang lehernya sudah dijerat tali dan siap dieksekusi.
Namun, tindakan ibu Abdollah selanjutnya membuat publik tercengang. Setelah menampar Bilal dan luapkan kemarahan, sambil menangis tersedu-sedu, perempuan itu lantas meminta pihak berwenang untuk melepaskan pemuda itu dari eksekusi gantung. Ayah korban lalu melepaskan jerat dari leher Balal dan dia pun terhindar dari hukuman mati.
Melihat putranya diampuni, ibu Balal pun langsung memeluk ibu Abdollah sebagai ungkapan syukur. Dua perempuan setengah baya itu larut dalam suasana haru.
Ayah Abdollah pun mengungkapkan mengapa istrinya memberi pengampunan. "Tiga hari lalu, istri saya melihat putra saya itu di dalam mimpi. Dia bilang kepada ibunya bahwa dia sudah berada di tempat yang baik dan minta ibunya agar jangan balas dendam. Itulah yang menenangkan istri saya dan pesan itu pula yang membuat kami berpikir masak-masak hingga hari eksekusi," kata Hosseinzadeh, ayah Abdollah.
Sementara itu, pihak berwenang mengatakan bahwa Balal kini harus menjalani hukuman penjara atas pembunuhan yang dia lakukan. Menurut hukum di Iran, keluarga korban hanya bisa mengampuni pelaku untuk tidak dihukum mati, sedangkan yang bersangkutan harus menjalani hukuman penjara sebagai gantinya.
Menurut harian Guardian, Rabu kemarin, suasana di lokasi eksekusi berlangsung mengharukan. Iran biasa menggelar eksekusi mati secara terbuka di depan umum dengan menggantung terpidana untuk kasus-kasus berat, termasuk pembunuhan.
Namun, kali ini, seorang terpidana lolos dari maut setelah mendapat pengampunan yang dramatis dari keluarga korban. Pria bernama Balal itu sebelumnya dinyatakan bersalah membunuh seorang remaja 18 tahun bernama Abdollah Hosseinzadeh dalam suatu perkelahian di kota kecil Royan, Provinsi Mazandaran. Kasus itu sudah berlangsung tujuh tahun lalu, namun eksekusi atas Balal baru terlaksana tahun ini.
Menurut hukum qisas di Iran, keluarga korban bisa ikut mengeksekusi terpidana dengan mendorong kursi yang menjadi tempat dia berpijak. Dari aksi itulah terhukum, yang lehernya sudah dipasangi jerat, bakal mengakhiri hidup sambil disaksikan masyarakat.
Orang tua Abdollah ikut menghadiri eksekusi Balal dan diberi kesempatan untuk bertatap langsung dengan dia sebelum dieksekusi. Momen itu digunakan ibu Abdollah untuk ungkapkan kemarahan dengan menampar Balal, yang lehernya sudah dijerat tali dan siap dieksekusi.
Namun, tindakan ibu Abdollah selanjutnya membuat publik tercengang. Setelah menampar Bilal dan luapkan kemarahan, sambil menangis tersedu-sedu, perempuan itu lantas meminta pihak berwenang untuk melepaskan pemuda itu dari eksekusi gantung. Ayah korban lalu melepaskan jerat dari leher Balal dan dia pun terhindar dari hukuman mati.
Melihat putranya diampuni, ibu Balal pun langsung memeluk ibu Abdollah sebagai ungkapan syukur. Dua perempuan setengah baya itu larut dalam suasana haru.
Ayah Abdollah pun mengungkapkan mengapa istrinya memberi pengampunan. "Tiga hari lalu, istri saya melihat putra saya itu di dalam mimpi. Dia bilang kepada ibunya bahwa dia sudah berada di tempat yang baik dan minta ibunya agar jangan balas dendam. Itulah yang menenangkan istri saya dan pesan itu pula yang membuat kami berpikir masak-masak hingga hari eksekusi," kata Hosseinzadeh, ayah Abdollah.
Sementara itu, pihak berwenang mengatakan bahwa Balal kini harus menjalani hukuman penjara atas pembunuhan yang dia lakukan. Menurut hukum di Iran, keluarga korban hanya bisa mengampuni pelaku untuk tidak dihukum mati, sedangkan yang bersangkutan harus menjalani hukuman penjara sebagai gantinya.
MATI JIKA SISIRAN
Menyisir adalah pekerjaan harian bagi setiap gadis. Tapi, itu tak berlaku bagi Megan Stewart. Gadis asal Skotlandia ini bisa mati bila menyisir rambutnya. Dia juga terancam mati bila menyentuh balon.
Megan Stewart memang mengidap penyakit langka, yakni hair brushing syndrome. Penyakit ini diketahui ibunya saat ia sedang mempersiapkan putrinya menghadapi hari pertamanya di sekolah dasar.
mati jika sisiran
Ibu Megan, Sharon, menceritakan bagaimana ia mendapati putrinya sakit. Dia sedang menyisir rambut anak gadisnya di ruang tamu ketika tiba-tiba gadis itu terjatuh dan bibirnya membiru. "Saya pikir dia sedang mendapatkan serangan jantung tiba-tiba, sebagaimana pernah dialami sebelumnya, sehingga kami memanggil paramedis," ujar ibu berusia 41 tahun itu. Megan pun dilarikan ke rumah sakit.
Belakangan diketahui Megan itu â??alergiâ?? listrik statis. Bila ada listrik statis di tubuhnya, karena aktivitas menyisir rambut atau menyentuh balon, akan muncul reaksi fatal. Dokter di Rumah Sakit Yorkhill di Glasgow mengatakan sindrom seperti ini sangat jarang terjadi. Mereka hanya pernah mendengar satu kasus lain dari sindrom ini.
Megan lahir dengan berat hanya 1,05 kilogram dan sebesar telapak tangan seorang pria. Dia menderita hernia diafragma atau ada lubang di diafragmanya. Ini berarti perutnya bergerak sampai ke dadanya, yang hanya memungkinkan ruang bagi satu paru-paru berkembang.
Kondisi aneh itu menyebabkan saat ini Megan harus menghindari listrik statis dalam kehidupan sehari-harinya. "Ketika kami menyisir rambutnya, kami harus membaringkannya dan menutupi kepalanya dengan air untuk menghentikan listrik statis berkembang. Dia tidak bisa menggosok balon di kepalanya saat pesta."
Nyonya Stewart telah mengalami kehamilan yang sulit dan saat hamil enam bulan didiagnosis pra-eklampsia. Ia dipaksa menjalani operasi caesar darurat untuk menyelamatkan anaknya.
Berkat keahlian para dokter di Rumah Sakit Bersalin Bellshill, Lanarkshire, Nyonya Stewart bisa pulih. Tapi Megan kecil menghabiskan 18 bulan berikutnya di Rumah Sakit Yorkhill.
Megan juga menderita asma dan kondisi yang disebut dorsal stream dysfunction, yang membuatnya sulit melihat obyek yang bergerak cepat, seperti bola.
Kendati begitu, hidupnya masih normal. Megan kini menunggu operasi dan berencana mengikuti kegiatan amal pengumpulan dana untuk Yorkhill pada 8 Oktober. "Dia benar-benar berani menentang segala rintangan. Dia adalah mukjizat kecil," ucap ibunya.
Megan Stewart memang mengidap penyakit langka, yakni hair brushing syndrome. Penyakit ini diketahui ibunya saat ia sedang mempersiapkan putrinya menghadapi hari pertamanya di sekolah dasar.
mati jika sisiran
Ibu Megan, Sharon, menceritakan bagaimana ia mendapati putrinya sakit. Dia sedang menyisir rambut anak gadisnya di ruang tamu ketika tiba-tiba gadis itu terjatuh dan bibirnya membiru. "Saya pikir dia sedang mendapatkan serangan jantung tiba-tiba, sebagaimana pernah dialami sebelumnya, sehingga kami memanggil paramedis," ujar ibu berusia 41 tahun itu. Megan pun dilarikan ke rumah sakit.
Belakangan diketahui Megan itu â??alergiâ?? listrik statis. Bila ada listrik statis di tubuhnya, karena aktivitas menyisir rambut atau menyentuh balon, akan muncul reaksi fatal. Dokter di Rumah Sakit Yorkhill di Glasgow mengatakan sindrom seperti ini sangat jarang terjadi. Mereka hanya pernah mendengar satu kasus lain dari sindrom ini.
Megan lahir dengan berat hanya 1,05 kilogram dan sebesar telapak tangan seorang pria. Dia menderita hernia diafragma atau ada lubang di diafragmanya. Ini berarti perutnya bergerak sampai ke dadanya, yang hanya memungkinkan ruang bagi satu paru-paru berkembang.
Kondisi aneh itu menyebabkan saat ini Megan harus menghindari listrik statis dalam kehidupan sehari-harinya. "Ketika kami menyisir rambutnya, kami harus membaringkannya dan menutupi kepalanya dengan air untuk menghentikan listrik statis berkembang. Dia tidak bisa menggosok balon di kepalanya saat pesta."
Nyonya Stewart telah mengalami kehamilan yang sulit dan saat hamil enam bulan didiagnosis pra-eklampsia. Ia dipaksa menjalani operasi caesar darurat untuk menyelamatkan anaknya.
Berkat keahlian para dokter di Rumah Sakit Bersalin Bellshill, Lanarkshire, Nyonya Stewart bisa pulih. Tapi Megan kecil menghabiskan 18 bulan berikutnya di Rumah Sakit Yorkhill.
Megan juga menderita asma dan kondisi yang disebut dorsal stream dysfunction, yang membuatnya sulit melihat obyek yang bergerak cepat, seperti bola.
Kendati begitu, hidupnya masih normal. Megan kini menunggu operasi dan berencana mengikuti kegiatan amal pengumpulan dana untuk Yorkhill pada 8 Oktober. "Dia benar-benar berani menentang segala rintangan. Dia adalah mukjizat kecil," ucap ibunya.
Langganan:
Komentar (Atom)


